Beberapa hari yang lalu, gue sempat bahas cara membedakan iPhone rekondisi atau asli. Nah, di postingan gue kali ini ceritanya masih nyambung. To be Continued gitu dehh :v
Jadi, buat kalian pas kedapetan beli iPhone bekas, terus was-was kondisi baterainya awet atau kagak, disini gue akan kasih beberaoa tips dan trick nya buat cek kesehatan si baterai. Yaa kali aja baterai dari iPhone yang kalian beli itu bocor atau rusak. Hehehehe.

Sebenarnya banyak faktor yang mempengaruhi si, berapa lama baterai iPhone bisa bertahan. iPhone yang cepet mati juga belum tentu dikarenakan baterai bocor atau rusak, bisa aja penyebabnya dari cara pemakaian yang terlalu boros. Namun, hal ini bisa diakali dengan menghemat pemakaian baterai. Tapi yaa, buat jaga-jaga aja si, sebaiknya kalian perlu mengetahui cara untuk memeriksa baterai itu sudah bocor atau rusak. Well, gak usah lama-lama, kita langsung saja ke tips yang pertama ;

Menyalakan Airplane Mode

Nah, ini merupakan tips yang paling sederhana untuk memeriksa apakah baterai sudah rusak atau masih dalam keadaan normal. Dengan mengaktifkan Airplane Mode, maka iPhone bisa terbang ke langit gak akan bisa akses jaringan telepon, sms dan pemakain data. Bisa dikatakan iPhone dalam keadaan stanby. Keadaan ini memungkinkan untuk mengukur performa baterai tanpa ada gangguan dari layanan lainnya.

Selanjutnya gunakan iPhone dengan aplikasi sewajarnya, bukan dengan bermain games secara terus menerus. Pantau seberapa lama baterai iPhone bertahan. Nah, jika tidak bisa bertahan sampai 4 jam ke atas, berarti si baterai sedang bermasalah.

Catatan ; Cara yang ini memang sedikit merepotkan, karena dalam keadaan Airplane Mode, jadi kalian gak bisa nerima panggilan, stalking sosmed mantan, atau yang lainnya. Jadi gue saranin percobaan ini kalian lakukan pas libur atau weekend, dimana jaringan telepon tidak dibutuhkan.

Mematikan Locations Services

Terkadang baterai bisa menjadi boros karena aplikasi yang secara aktif memanfaatkan location services. Aplikasi ini akan meminta izin dulu sebelum menggunakannya, dan kebanyakan user “biasanya” cuma pilih “Allow” tanpa mempertimbangkan apakah aplikasi tersebut bener-bener membutuhkan lokasi untuk berfungsi dengan benar. Dengan mematikan fitur ini, kita bisa memastikan bahwa pemborosan baterai bukan terjadi karena ada aplikasi yang jahil.

Selanjutnya gunakan iPhone seperti biasanya; main beberapa games ringan, akses aplikasi sosial media, dan mengambil foto. Dalam keadaan normal, iPhone seharusnya bisa bertahan lebih dari 4 jam. 😀

Kalian juga boleh membiarkan location services dalam keadaan nyala dan mematikan satu per satu aplikasi yang menggunakan location services. Kemudian nyalakan satu per satu location services aplikasi setiap hari. Catat aplikasi yang dinyalakan pada hari itu untuk melihat perbandingan dengan tempo hari. Cara ini bisa membantu untuk mencari tahu aplikasi mana yang menjadi biang borosnya si baterai. Jika baterai berkurang dengan sangat cepat, maka jangan pernah izinin aplikasi itu menggunakan location services lagi. 😀

Dan akhir kata, baterai itu mempunyai umur. Seiring dengan pemakaian, kapasitas baterai otomatis akan berkurang. Jadi tips yang gue tulis di atas hanya berlaku untuk baterai yang umurnya di bawah 1 tahun. Bila umur baterai iPhone sudah melebihi 3 tahun, otomatis ia tidak akan bertahan layaknya seperti baterai baru. Muehehe. Ya udah deh, kita diskusi aja dibawah ya 😀 Cemiwiiw …:P