Yeee, back with me again :v Pria kurus tapi hatinya lurus *Eaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa. 😀
Oke, kali ini gue akan bahas Tips Membeli iPhone Second Berkualitas. Kenapa gue bahas ini? Karena ada salah satu temen sekantor gue, Dia ngerasa tertypue ketika membeli iPhone. Jadi, device yang udah ia beli itu ada cacatnya, yang layar agak ngeflug, speaker suaranya gak kentel cempreng gitu, tombol home kurang responsif dan Imei gak sama dengan box nya, Pufffttt. Emang si, kalau ngomongin fakta, iPhone itu adalah salah satu smartphone yang buaanyaak banget orang pengen, namun karena harga yang lumayan mahal, pada akhirnya banyak yang beli iPhone second atau bekas dikarenakan harganya sedikit lebih murah. Dan sama yang kayak dialamin temen gue ini, dia dapet iPhone dengan harga murah, tapi yaaa entah karena dia gak tau atau gimana, mungkin yang ada dipikirannya cuman “Ah, HP gue sekarang Epel Kerowak” Sombong dikit gitu, tapi alhasil dapetnya begitu. Ya udah… 😀 Mau gimana lagi.

Well, gak usah panjang lebar langsung saja gue kasih tips-tipsnya yang sesuai sama pengalaman gue selama beli iPhone second 🙂

Sebisa Mungkin Beli iPhone COD Ketimbang Online
Membeli iPhone second memang lebih baik beli secara langsung (COD), apalagi jika si pembeli belum kita kenal. Sudah banyak kasus yang beli iPhone online yang kena tipu, kayak temen kantor gue itu contohnya 😀 , ternyata dapat barang gak sesuai dengan deskripsinya. Ya bukan berarti gue ngelarang kalian buat beli online, namun alahkah baiknya kalian COD saja, karena musti ada beberapa yang harus kalian cek dengan detail.

Cek iCloud dan Apple ID
Satu hal yang cukup sering dilupakan oleh calon pembeli iPhone second ialah memeriksa apakah masih ada Apple ID juga iCloud dari pemilik sebelumnya yang masih nyangkut. Jika masih ada, sebelum traksaksi mintalah kepada penjual untuk menghapusnya. Daripada nanti terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti dituduh mencuri. Karena biasanya iPhone yang masih ada Apple ID didalamnya adalah hasil curian.

Cek Kondisi iPhone
iPhone second pasti sudah pernah dipakai oleh pemilik sebelumnya. Kita gak pernah tahu seperti apa dia memperlakukan iPhonenya. Jadi hal yang musti kalian lakukan itu cek sampai detail si iPhone, apakah ada dent/goresan di bodi, khususnya dibagian pojok. Jika ada dent kemungkinan itu iPhone pernah jatuh atau terbentur benda keras. Selain dari bodi, kalian juga musti cek bagian fisik lainnya, seperti ;

  • Cek jaringan seluler dan internet*, masukkan kartu SIM.
  • Periksa tombol home dan responsiv enggak nya, pastikan masih empuk dan berjalan baik tanpa ada yang aneh. Pasalnya, komponen yang satu ini terkenal cepat loyo. 😀
  • Periksa tombol power dan pastikan masih normal saat ditekan.
  • Cek charger dan kabel lightning to usb, pastikan berfungsi dan tidak longgar. Mengingat jenis kabel yang digunakan khusus, bukan microUSB seperti yang banyak smartphone Android gunakan. Tentunya akan sangat merepotkan bila charge asli iPhone rusak, karena harga yang ori lumayan mahal. Hummmm.
  • Cek jack audio dan pastikan tidak tersendat-sendat.
  • Test speaker dan earphone, pastikan suara yang dikeluarkan normal dan tidak pecah. Jika pecah, bisa jadi telah terkena air atau pernah diajak nyelem (re; kerendem).

Cek Kesehatan Baterai
Karena iPhone menggunakan baterai yang tidak dirancang untuk mudah dilepas pasang oleh pengguna, mempertimbangkan kualitas baterai iPhone juga sangat penting. Hal ini karena baterai iPhone tetap punya umur meskipun kondisi bodi iPhone masih mulus.

Kualitas dan umur baterai biasanya diukur dalam beberapa indikator, seperti jumlah Cycle Count baterai atau level wear. Untuk mengetahui hal itu, kalian bisa coba pakai aplikasi Battery Life.

Garansi
Beli iPhone second tentu saja gak dapat garansi resmi dari Apple, jika garansi resmi sudah habis. Namun, Sangat beruntung jika kalian membeli iPhone second namun masih ada garansi resmi Apple. Bisa kalian cek garansinya di laman berikut Garansi Apple

Namun satu hal yang harus kalian lakukan sebagai pembeli, kalian ada hak untuk mendapatkan garansi personal dari si penjual. Biasanya garansi 1 minggu sudah cukup, namun kalau bisa mintalah garansi 1 bulan, atau lebih lama lebih bagus 😀

Well, mungkin itu saja tips-tips dari gue. Mungkin kalian ada tambahan, silahkan berdiskusi dibawah 😀 . Gue saran saja, jika kalian ada uang lebih, mending beli baru saja. Tentunya yang resmi ya garansinya :D. Jangan terlalu kepincut dengan harga murah. 😀